Kategori
Legal

Tata Cara Pendaftaran Merek Dagang ke HKI

By on September 14, 2015

Dalam dunia perdagangan, merek menjadi elemen penting sebagai tanda pembeda dengan produk lainnya dipasaran. Seiring pertumbuhan penjualan produk, merek pun menjadi semakin terkenal dan tentunya “nilai jual” nya tinggi.

Seringkali pengusaha pemula mengabaikan hal ini, dan ketika usahanya mulai berkembang merek tersebut sudah digunakan oleh orang lain. Lemes deh..

Okey, saya akan sharing pengalaman ketika saya mengurus merek ke DJHKI (Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual yang berada di Kuningan, Jakarta Selatan.

Kira-kira pukul 09.00wib saya meluncur ke kantor HKI di Jl. Rasuna Said Kav 8-9 Kuningan, Jaksel. Tepatnya diseberang Gor Sumantri dan bersebelahan dengan kantor KEMENKUMHAM dan IMIGRASI.

Masuk ke gedung kantor HKI, suasananya tidak terlalu ramai namun tetap antri santai. Karena masih agak bingung mengenai pengurusannya saya bertanya kepada OB setempat. akhirnya saya dirujukan ke form pembayaran / pemesanan nama merek dagang. skip..

Oiya, sebelum lanjut. Saya tuliskan persyaratannya terlebih dahulu :

Syarat-syarat pengajuan merek dagang :

  1. Permohonan pendaftaran merek diajukan dengan cara mengisi formulir yang telah disediakan untuk itu.
  2.  dalam bahasa Indonesia dan diketik rangkap 4 (empat).
  3.  Pemohon wajib melampirkan:
    1. surat pernyataan di atas kertas bermeterai cukup yang ditandatangani oleh pemohon (bukan kuasanya), yang menyatakan bahwa merek yang dimohonkan adalah miliknya;
    2. surat kuasa khusus, apabila permohonan pendaftaran diajukan melalui kuasa;
    3. salinan resmi akte pendirian badan hukum atau fotokopinya yang dilegalisir oleh notaris, apabila pemohon badan hukum;
    4. 24 lembar etiket merek (4 lembar dilekatkan  pada formulir)  yang dicetak di atas kertas;
    5. fotokopi kartu tanda penduduk pemohon; bukti prioritas asli dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia, apabila digunakan dengan hak prioritas; dan
    6. bukti pembayaran biaya permohonan.

Keterangan:

Dari rumah saya siapkan berkas-berkas diantaranya :

  • Foto copy ktp
  • Formulir yang harus diisi dan di print sendiri. DOWNLOAD FORMULIRNYA
  • Mengisi formulir diatas sempet bingung, namun nyari-nyari informasi akhirnya ketemu juga, jadi ada 2 lembar
    • 1. FORM Pernyataan Pemilik Merek bermaterai 6000
    • 2. FORM Permintaan Pendaftaran Merek.
    • IMG_4499
  • Cetak etiket (logo merek) yang akan didaftarkan sebanyak 24 pcs. Waktu itu sya cuma ngopy 4pcs jadi selebihnya minta bantuan OB HKI untuk diperbanyak. 😀

 

** Untuk kelas barang / Jasa silahkan mengacu pada HKI ya.. klik disini

Setelah semuanya sudah siap. Yang dilakukan adalah sbb:

 

  1. Menuju loket BANK BRI yang berada didalam kantor HKI dan mengisi form untuk biaya pembayaran pendaftaran merek. Biayanya Rp.1.000.000,- Jika Anda sudah punya surat keterangan bahwa usaha Anda tercantum dalam Kemendag sebagai UKM biayanya cukup Rp.500.000.
  2. Setelah bayar di bank BRI, bawa bukti pembayaran tersebut dan dicantumkan dengan seluruh persyaratan-persyaratan yang telah tertulis diatas. Kemudian taruh di loket pendaftaran merek.
  3. Menunggu beberapa saat hingga dipanggil oleh petugas loket.
  4. Selesai. Ups, belum selesai semuanya… ini baru pengajuan saja.. entah nanti ditolak atau diterima pengajuannya akan dikabarkan oleh pihak HKI. Total prosesnya bisa mencapai 1 tahun. Jadi sabar ya.. 😀

 

Jika ada pertanyaan silahkan layangkan ke kolom komentar dibawah, semoga bisa membantu ya..

 

TAGS
6 Comments
  1. Balas

    Sofyan

    Maret 23, 2017

    Mas sdh jdi blm merknya ,, ak ad rencana mau ajukan ke HKI tp sblmnya mau lewat kemendag dlu di daerah saya.

    • Balas

      Hilaludin Wahid

      Maret 23, 2017

      Belum jadi juga om… udah 2 tahunan

      Kalo ada surat UMKM, biaya hanya 50% aja

  2. Balas

    widodo

    September 11, 2017

    keren mas

  3. Balas

    Dedy Novianto

    Oktober 31, 2017

    Om,, link buat download FORM Pernyataan Pemilik Merek bermaterai 6000
    dan FORM Permintaan Pendaftaran Merek kok gabisa diakses ya.. kalau masih punya soft copynya mau dong dikirim via email

  4. Balas

    zola

    Januari 11, 2018

    Terima Kasih, ulasannya sangat membantu.
    Saya mau bertanya mas, bagaimana cara menentukan kelas barang atau jasa itu mas?

    • Balas

      Hilaludin Wahid

      Januari 11, 2018

      untuk mengetahui klasifikasi kelas dan niche nya bisa ke web http://skm.dgip.go.id/

      semoga membantu

LEAVE A COMMENT